MAKASSAR – Rasa syukur dan terima kasih yang mendalam disampaikan oleh orang tua korban kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang kasusnya sempat menyita perhatian publik atau viral di media sosial. Mereka mengapresiasi kinerja cepat dan tegas dari jajaran Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar.
Mardiana, ibu korban, tak bisa menyembunyikan rasa haru dan syukurnya atas penanganan kasus yang menimpa anaknya. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolrestabes Makassar dan seluruh tim Jatanras Polrestabes Makassar. Selasa (22 Juli 2025).
“Saya sangat berterima kasih atas kinerja tim Jatanras, khususnya Kasubdit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, yang dipimpin langsung oleh IPTU Nasrullah,” ujar Mardiana dengan nada lega.
Apresiasi ini disampaikan menyusul keberhasilan tim gabungan Jatanras Polrestabes Makassar dalam melacak dan menangkap pelaku kekerasan seksual terhadap anaknya yang sempat melarikan diri selama 2 hari.
Lebih lanjut, Mardiana juga membenarkan bahwa pelaku Fani tersebut berhasil dilumpuhkan setelah diberikan tindakan tegas oleh petugas. “Alhamdulillah pelaku yang sempat melarikan diri akhirnya diberikan timah panas,” imbuhnya, menandakan bahwa tindakan tegas tersebut mengakhiri pelaku dan membawa titik terang bagi kasus anak saya.
Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, sebelumnya sempat viral di media online dan memicu kemarahan masyarakat, menuntut agar pelaku segera ditangkap dan mendapatkan hukuman setimpal, tertangkapnya pelaku ini membawa angin segar bagi keluarga korban dan masyarakat yang menantikan tegaknya keadilan.
Keberhasilan jatanras Polrestabes Makassar dalam mengungkap dan menangkap pelaku, ini menunjukkan komitmen aparat penegak hukum dalam memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat, terutama bagi korban kekerasan terhadap anak. Keluarga korban berharap proses hukum selanjutnya bisa berjalan lancar dan pelaku Fani menerima sanksi yang setimpal sesuai perbuatannya.





