Makassar, SULSEL — Konflik antar kelompok atau tawuran seringkali menjadi momok yang meresahkan warga, di sejumlah wilayah Kota Makassar khusus nya di wilayah Bunga eja Beru kecamatan tallo. Minggu (28 September 2025).
Menanganggapi keresahan yang terus berulang ini, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol. Arya Perdana, SH, S.IK, M.Si., mengambil langkah tegas dan terukur, beliau memastikan bahwa personel kepolisian akan ditempatkan di sejumlah titik penting yang selama ini dinilai rawan memicu konflik.
Langkah proaktif ini, adalah bagian dari upaya antisipasi Polrestabes Makassar, untuk menjaga perdamaian dan keamanan publik secara menyeluruh.
Penegasan di Jalan Kandea: Keamanan Adalah Prioritas
Penegasan mengenai kebijakan penempatan personel ini, disampaikan langsung oleh Kombes Pol. Arya Perdana, pada Sabtu malam (27/9/2025) di Jalan Kandea kecamatan tallo, Kota Makassar. Pengarahan tersebut menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam melibatkan seluruh elemen terkait.
Dalam kesempatan itu, turut hadir perwakilan penting dari unsur Forkopimda dan jajaran kepolisian, termasuk Kapolsek Tallo, Camat Tallo, Danramil Tallo, serta Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, dan Kasat Narkoba Polrestabes Makassar. Kehadiran berbagai pihak ini menegaskan bahwa pencegahan tawuran adalah tanggung jawab bersama.
Zero Tolerance Bagi Pelaku Gangguan Keamanan
Kombes Pol. Arya Perdana, dengan tegas menyatakan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi aksi tawuran yang berpotensi mengganggu tindakan umum, apalagi membahayakan keselamatan warga.
Strategi penempatan personel di lokasi rawan ini, bertujuan utama sebagai tindakan pencegahan (preventif) agar potensi konflik dapat diredam sebelum meluas.
“Kami akan menempatkan personel untuk mencegah terjadinya tawuran. Harapan kami, warga tidak memberikan dukungan terhadap pelaku tawuran demi menjaga keamanan bersama,” tegas Kombes Pol. Arya Perdana.
Pernyataan ini bukan sekadar imbauan, melainkan janji untuk memastikan bahwa kawasan yang sering menjadi lokasi tawuran akan dijaga ketat oleh aparat kepolisian.
Sinergi Aparat dan Masyarakat: Kunci Lingkungan Kondusif
Dalam upaya mewujudkan Kota Makassar yang benar-benar aman, Kapolrestabes juga menekan pentingnya peran aktif dari seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pencegahan konflik tidak bisa hanya diserahkan kepada aparat keamanan semata.
Kerja sama yang erat antara aparat kepolisian dan TNI, pemerintah setempat (Camat Tallo dan jajarannya), serta warga seluruh sangatlah dibutuhkan. Masyarakat diimbau untuk tidak menoleransi atau bahkan memberikan dukungan terselubung terhadap siapa pun yang terlibat dalam aksi kekerasan antar kelompok.
Dengan sinergi yang kuat ini, diharapkan potensi konflik antar kelompok, dapat diminimalisir secara signifikan.
Mengembalikan Rasa Aman di Kota Daeng
Langkah strategi Polrestabes Makassar di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Arya Perdana ini disambut baik, mengingat tawuran seringkali mengikis rasa aman dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi aktivitas warga sehari-hari.
Upaya pencegahan melalui penempatan personel di titik-titik rawan ini merupakan cara yang efektif untuk menciptakan situasi yang kondusif, sekaligus menjamin kehadiran negara dalam menjamin keamanan warganya. Tujuannya jelas: meminimalisir keresahan dan mengembalikan ketenangan bagi seluruh masyarakat Kota Makassar.
Mari kita dukung penuh langkah kepolisian ini dengan menjadi warga yang bertanggung jawab, tidak terlibat dalam konflik, dan segera melaporkan potensi ancaman keamanan demi Makassar yang lebih aman dan damai.





