KP FRI Desak Kejati Sulsel Usut, Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Rp. 1,5 Miliar di Takalar

Makassar Sulsel Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Komite Pusat Federasi Rakyat Indonesia (KP FRI), menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor kejaksaan tinggi Sulawesi Selatan, aksi ini mendesak Kejati Sulsel untuk mengusut dugaan korupsi dalam proyek rehabilitasi jaringan irigasi di Desa Barugaya Kecamatan Polongbangkeng Timur Kabupaten Takalar, yang menelan anggaran sebesar Rp.1,5 miliar. Jumat (04 Juli 2025.

Faskal sulla, selalu jenderal lapangan aksi menegaskan, bahwa proyek tersebut diduga kuat sarat dengan penyimpangan. “Proyek ini belum difungsikan tapi konstruksinya sudah mengalami keretakan, kami menduga adanya penyalahgunaan anggaran dan keterlibatan oknum Kejaksaan Negeri Takalar dalam proses pendampingannya,” ujar Faskal di tengah orasi.

Bacaan Lainnya

Faskal juga menuding adanya dugaan kongkalikong antara kontraktor dan aparat penegak hukum yang mestinya mengawasi pelaksanaan proyek. “Pendampingan hukum yang semestinya menjadi pengawasan justru kami duga menjadi tameng bagi pelanggaran,” tambahnya.

Usai menyampaikan aspirasi melalui orasi, perwakilan massa diterima oleh pihak Kejati Sulsel dalam sesi audiensi. Dalam pertemuan tersebut, KP FRI secara resmi menyerahkan surat pengaduan yang ditujukan langsung kepada Kepala Kejati Sulsel.

“Kami tidak akan tinggal diam. Hari ini kami ajukan laporan resmi, dan Senin pekan depan kami akan kembali dengan massa yang lebih besar untuk memastikan pengusutan ini berjalan. Kami ingin Kejati benar-benar bersih dan serius dalam menindak setiap bentuk korupsi,” tegas Faskal mengakhiri pernyataannya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *