Kasus Penganiayaan di Polsek Mariso, Pelapor Tunggu SP2HP

MAKASSAR Penanganan dugaan kasus penganiayaan di Polsek Mariso kembali menjadi sorotan. Pelapor berinisial ARP mengaku hingga kini belum menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan/Penyidikan (SP2HP), meski laporannya telah berjalan hampir tiga bulan.

Menurut ARP, selama menunggu proses hukum. Dirinya belum memperoleh penjelasan resmi, mengenai perkembangan perkara yang dilaporkannya.

Bacaan Lainnya

“Yang kami harapkan hanya kejelasan. Kalau memang proses masih berjalan, seharusnya ada penyampaian perkembangan melalui SP2HP agar pelapor mengetahui sejauh mana penanganan perkara,” ujarnya.

Ketiadaan SP2HP membuat pelapor dan keluarganya mempertanyakan progres penanganan kasus tersebut. Mereka berharap penyidik menyampaikan perkembangan perkara secara terbuka sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagi pelapor, transparansi bukan sekadar administrasi. Informasi perkembangan perkara dinilai penting, untuk memberikan kepastian bahwa. Laporan yang telah disampaikan benar-benar diproses.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Mariso, khususnya penyidik yang menangani perkara tersebut. Belum memberikan keterangan resmi terkait belum diterbitkannya. SP2HP maupun perkembangan penyelidikan atas laporan tersebut.

Apabila terdapat penjelasan atau klarifikasi dari pihak. Kepolisian setelah berita ini dipublikasikan, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari. Pemberitaan yang berimbang.

Masyarakat berharap setiap laporan pidana ditangani secara profesional. Transparan dan akuntabel sehingga kepercayaan publik, terhadap proses penegakan hukum tetap terjaga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *