Bulukumba SulSel — Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mempercayakan Kabupaten Bulukumba sebagai lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata-Pengabdian kepada Masyarakat (KKN-PPM) Tahun 2026.
Kepercayaan ini menjadi yang kedua secara berturut-turut bagi Bulukumba menjadi tuan rumah pengabdian mahasiswa UGM di Sulawesi Selatan.
Sebanyak 28 mahasiswa KKN-PPM UGM Periode II Tahun 2026 resmi diterima Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam seremoni yang digelar di Aula Kahayya,
Lantai 4 Gedung Pinisi, Kamis (25/6/2026).
Mereka terdiri atas 15 mahasiswi dan 13 mahasiswa yang akan mengabdi di Kecamatan Bontobahari hingga pekan kedua Agustus 2026.
Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, memimpin langsung prosesi penerimaan. Ia didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daud Kahal, Kepala Bapperida Andi Irma Darmayanti, serta Kepala Kesbangpol Ahmad Arfan.
Turut hadir sejumlah pejabat Pemkab Bulukumba, Camat Bontobahari, Kepala Desa Bira, Kepala Desa Darubiah, serta perwakilan alumni UGM di Bulukumba, Alimin.
Sementara Dosen Pembimbing Lapangan, drg. Mayu Winnie Rachmawati, mengikuti kegiatan secara virtual.
Dalam sambutannya, Andi Edy Manaf menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang kembali diberikan UGM kepada Bulukumba.
“Tahun lalu UGM menempatkan 53 mahasiswa di Kecamatan Kajang dan Bontobahari. Tahun ini, kepercayaan itu kembali diberikan untuk Desa Bira dan Desa Darubiah,” ujarnya.
Ia menegaskan, KKN-PPM bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung bersama masyarakat.
Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengasah kemampuan kepemimpinan, kerja sama lintas disiplin, hingga melahirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat.
Wabup juga berharap seluruh program yang dijalankan mampu memberi dampak berkelanjutan dan mendorong lahirnya masyarakat yang lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing.
Dosen Pembimbing Lapangan, drg. Mayu Winnie Rachmawati, menjelaskan seluruh peserta dibagi ke dalam dua subunit yang ditempatkan di Desa Bira dan Desa Darubiah, Kecamatan Bontobahari.
Sementara itu, Koordinator Mahasiswa, Muhammad Zikri Abdussalam, mengungkapkan tema KKN-PPM tahun ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pengembangan desa wisata, penguatan ekonomi lokal, serta pelestarian lingkungan berkelanjutan.
Selama lebih dari satu bulan ke depan, para mahasiswa akan menjalankan berbagai program yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bulukumba sekaligus memperkuat potensi wisata dan ekonomi pesisir di kawasan Bontobahari.






