SPBU Palanga Bone Disorot, Solar Habis Tapi Pengisian Berlanjut

BONE, SULSEL Pelayanan BBM subsidi jenis solar di SPBU Palanga jalan sungai Musi, Watampone. Kabupaten Bone sulawesi selatan, dikeluhkan pengendara. Selasa (08/09/2026).

Seorang pengendara minibus mengaku sudah mengantre cukup lama. Namun saat tiba gilirannya, petugas SPBU berinisial JJ disebut menyampaikan bahwa stok solar telah habis.

Bacaan Lainnya

Pengendara tersebut kemudian memprotes karena merasa telah lama menunggu.

Ironisnya, setelah protes, kendaraannya justru tetap mendapatkan pengisian solar.

“Saya protes, kenapa tidak diisikan? Saya sudah lama mengantre, tiba-tiba dibilang habis. Setelah saya protes, mobil saya diisikan. Kejadiannya sekitar pukul 11.00 WITA,” ungkapnya.

Kecurigaan pengendara semakin muncul setelah kendaraan yang berada di belakangnya juga ikut mendapatkan solar.

“Setelah saya mengisi solar, mobil di belakangku pun ikut terisi,” katanya.

Menurut pengendara tersebut, kejadian berlangsung saat petugas. Satgas BBM Bersubsidi tidak berada di lokasi.

Ia mempertanyakan alasan stok disebut habis, sementara pengisian kendaraan masih berlangsung setelah dirinya melakukan protes.

“Siapa tahu ke Satgas juga disampaikan kalau stok sudah habis. Mungkin itu sebabnya mereka tidak ada di lokasi,” ujarnya.

Kondisi ini dinilai perlu menjadi perhatian Satgas BBM Bersubsidi Merah Putih Kabupaten Bone.

Jangan sampai masyarakat harus mengantre berjam-jam, tetapi kemudian muncul dugaan adanya. Stok yang masih tersedia dan baru dikeluarkan setelah terjadi protes.

Jika dugaan tersebut terbukti, mekanisme pengawasan dan penyaluran. Solar subsidi di SPBU tersebut patut dievaluasi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SPBU Palanga belum memberikan klarifikasi terkait keluhan pengendara maupun dugaan tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *