KKN Unhas Gelombang 116 Petakan PJU di Desa Moncongloe

Maros, SulSel Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melakukan inventarisasi dan pemetaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mendata lokasi sekaligus kondisi PJU secara sistematis. Data yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi bahan pendukung bagi Pemerintah Desa Moncongloe dalam pengelolaan dan pembaruan informasi PJU.

Bacaan Lainnya

Observasi dilakukan secara langsung di sejumlah titik yang berada di Dusun Biring Je’ne, Dusun Panaikang, dan Dusun Pammajengan.

Setiap titik PJU didokumentasikan menggunakan smartphone dan dilengkapi dengan koordinat lokasi. Kondisi PJU kemudian diklasifikasikan menjadi tiga kategori, yakni PJU menyala, PJU mati. serta PJU mati pada lokasi dengan kondisi penerangan sekitar yang minim.

Data hasil observasi selanjutnya diolah menggunakan Microsoft Excel. Koordinat lokasi dikonversi ke format Decimal Degrees dan disimpan dalam format CSV untuk kemudian digunakan dalam pembuatan peta digital melalui Google My Maps.

Peta digital tersebut dilengkapi klasifikasi warna agar kondisi setiap titik PJU lebih mudah diidentifikasi.

Warna hijau menunjukkan PJU dalam kondisi menyala, warna merah menandakan PJU mati, sedangkan warna hitam menunjukkan PJU mati di lokasi yang minim penerangan.

Sebagai bentuk keberlanjutan program kerja. Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 menyerahkan, hasil inventarisasi dan laporan kegiatan kepada. Pemerintah Desa Moncongloe pada 1 Agustus 2026.

Hasil yang diserahkan meliputi data inventarisasi, dokumentasi, serta peta digital kondisi PJU.

Data tersebut dapat dimanfaatkan Pemerintah Desa Moncongloe. Sebagai bahan pendukung dalam pengelolaan informasi PJU, koordinasi dengan pihak terkait. Maupun penyusunan usulan perbaikan dan penanganan PJU.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Gelombang 116 Unhas berharap. Hasil pemetaan dapat memberikan manfaat bagi Pemerintah Desa Moncongloe. Sekaligus menjadi referensi dalam memperbarui data kondisi PJU pada masa mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *