Ketua DPRD Sulsel Desak Bongkar Aktor Solar Subsidi di Siwa

MAKASSAR, SULSEL  Ketua DPRD Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi alias Cicu memimpin rombongan DPRD Sulsel mendatangi Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi di Jalan Garuda, Makassar, Rabu (9/9/2026).

Kunjungan tersebut, dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait. Kelangkaan BBM dan LPG di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Wajo.

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua DPRD Sulsel Sufriadi Arif, putra asli Wajo, mengatakan persoalan kelangkaan BBM subsidi di Wajo menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian serius.

“Saya tindaklanjuti di Kabupaten Wajo. Tolong saja bongkar aktornya di Siwa. Masalah BBM solar subsidi ini untuk kepentingan masyarakat, nelayan dan petani,” tegas Sufriadi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (10/09/2026).

Menurutnya, DPRD Sulsel memilih bertemu langsung dengan jajaran pimpinan. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi untuk mengetahui penyebab kelangkaan. BBM dan LPG yang dikeluhkan masyarakat.

DPRD Sulsel Desak Bongkar Aktor Solar Subsidi di SiwaSufriadi juga menyoroti informasi yang berkembang di masyarakat. Mengenai dugaan distribusi solar subsidi, melalui jalur laut dari kawasan Siwa menuju Sulawesi Tenggara.

Ia mempertanyakan pengawasan terhadap aktivitas tersebut. Termasuk peran aparat penegak hukum, dan kepolisian perairan dalam mengawasi distribusi. BBM subsidi di wilayah Siwa.

“Di media sosial banyak dikeluhkan masyarakat ada pembicaraan. Soal solar subsidi yang dibawa melalui jalur laut. Dari muara Siwa menggunakan kapal kayu menuju Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Sufriadi meminta persoalan tersebut tidak berhenti pada. Penindakan terhadap pihak yang disebutnya hanya sebagai “pion”.

Menurut dia, jika memang ditemukan pelanggaran, dalam distribusi BBM subsidi. Aparat perlu menelusuri pihak yang berada di balik aktivitas tersebut.

Jangan cuma pion-pion saja yang ditangkap lalu dilepaskan. Kalau memang ada aktornya, bongkar sampai ke atas,” tegasnya.

Ia menilai penyaluran solar subsidi. Harus dipastikan tepat sasaran karena diperuntukkan. Bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk nelayan dan petani.

Hingga berita ini diterbitkan, Polres Wajo dan jajaran. Polairud belum memberikan tanggapan atas sorotan tersebut.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak kepolisian. Maupun pihak lain yang disebut, dalam pemberitaan ini. Sesuai prinsip keberimbangan dan kode etik jurnalistik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *