Bulukumba, SulSel — Suasana santai namun penuh keakraban terlihat saat Bupati Bulukumba H. A. Muktar Ali Yusuf ngopi bareng sejumlah tokoh di salah satu warung kopi.
Dalam pertemuan itu hadir Ketua DPK APINDO Kabupaten Bulukumba H. Islamuddin, Ketua Partai Perindo Kabupaten Bulukumba H. Naim Gani, S.Sos., serta Ketua Divisi HAM Partai Perindo Kabupaten Bulukumba Muh. Rinto Fong, S.H.
Obrolan mengalir dari isu pembangunan daerah hingga kemeriahan Piala Dunia 2026.
Bupati Muktar Ali Yusuf bahkan sempat menghubungi rekannya untuk menanyakan informasi terkait harga tiket menonton langsung pertandingan Piala Dunia.
“Saya barusan telepon teman. Katanya harga tiket masuk ke stadion diperkirakan cukup mahal,” ujar Bupati.
Informasi tersebut langsung menjadi bahan perbincangan. Para tokoh yang hadir menilai, tingginya biaya menonton langsung membuat kegiatan nonton bareng atau nobar menjadi pilihan yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
Ketua APINDO Bulukumba H. Islamuddin mengatakan, nobar dapat menjadi alternatif bagi masyarakat untuk menikmati kemeriahan Piala Dunia secara bersama-sama.
“Kalau biaya menonton langsung mahal, nobar menjadi solusi terbaik bagi masyarakat Bulukumba,” katanya.
Ketua Partai Perindo Bulukumba H. Naim Gani, S.Sos., menambahkan, semangat Piala Dunia tetap dapat dirasakan melalui kegiatan bersama yang melibatkan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan nobar bukan hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga dapat memperkuat kebersamaan warga.
Sementara itu, Ketua Divisi HAM Partai Perindo Bulukumba Muh. Rinto Fong, S.H., menilai antusiasme masyarakat terhadap sepak bola dapat menjadi momentum untuk memperkuat nilai sportivitas.
“Semangat sepak bola bisa menjadi inspirasi untuk membangun sportivitas dan kebersamaan di daerah,” ujarnya.
Bupati Muktar Ali Yusuf mengapresiasi suasana kebersamaan tersebut.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, partai politik, dan berbagai elemen masyarakat terus terjaga demi mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Bulukumba.






