Diduga Ada Jalinan Sambung Tangan Dalam Pembangunan Lapak PK5 Pasar Sentral

Transnusi.com Makassar Pembangunan Lapak pedagang yang berlokasi diJalan Hos Cokroaminoto pasca musibah kebakaran, masih menjadi polemik, dan menimbulkan banyak keJanggalan, Miris ‘nya lagi disinyalir sebagian lapak, sudah dijadikan sebagai Ajang Bisnis

Selain belum adanya kejelasan, terkait izin dari pemkot maupun dari PD Makassar Raya dan Dirut Pasar atas pembangunan lapak diatas lahan Jalur trans provinsi, Namun Kini sebagian sudah dipasarkan,” Artinya sudah sebagian diperjual belikan

Bacaan Lainnya

Data Riil, potensi lapak.yang terdampak.dalam musibah kebakaran yang berjumlah 900 dan kini disulap menjadi Kurang Lebih dari 1000 lapak,” Sementara lapak yang aktif sebelum pasca kebakaran. Hanya berkisaran, “851”

Sedangkan Yang tersegel aktif (22) dan itu masih bisa diurus buka segelnya, sementara Yang tersegel tdk aktif (27) lapak Jadi total yg tersegel 49 lapak keselurahannya, belakangan diketahui ada Orang melakukan pembebesan lapak tersegel, tersebut, dan memperjual belikan dilokasi

Sesuai yang tercatat, dengan data riil potensi 900 lapak. yang memilik Nama dan Objek di blok B selatan Jalan.Kh Ramli, ditambah 1 lapak.Nama tanpa objek di blok, P, akan tetapi tidak terdata jadi total 901 tapi yang dilapangan, terdata hanya 900 lapak

Nampak dari pembangunan lapak yang berada di Jalan Hos Cokroaminoto Melebihi dari lapak yang terdampak kebakaran yakni berkisaran kurang lebih dari 1000 unit lapak yang terbangun,

“Berbeda dengan Data Dena Gambar, yang diperlihatkan Yakni 927 diluar dari titik Hijau yang dikosongkan untuk pembangunan 5 Panel listrik namun belakangan malah disulap lagi, dan sudah tidak sesuai dengan Kenyataan Gambar yang ada di dalam DENA Pembangunan sekarang,” Intinya pembangunan tersebut semakin Membludak dan kesannya ada pembiaran Unsur Kesengajaan

Sangat Jelas dilokasi sebelumnya, terdapat 5 titik Panel Listrik, yang sengaja dikosongkan dan di peruntukan untuk titik Panel Listrik PLN, untuk memudahkan Pekerjaan Ketika terjadi hal-hal yang tidak memungkinkan “Losd Kontak” malah sekarang semua titik panel didirikan menjadi bangunan (6) Unit lapak buat pedagang Artinya kalau ditotalkan diantara (5), titik panel tambahan menjadi (30) lapak yang terbangun dan semakin meluber keluar hingga jarak antara lapak kios dan Toko berhimpitan,” Belum lagi tambahan Fortal sepanjang Jalan sebagai batas pengaman bagi pengunjung yang berjalan kakik

Dan yang menjadi tanda tanya “kutif” kurang lebih dari 100 lapak, tambahan dalam pembangunan lapak yang didirikan yang tidak jelas TUANG’NYA dan Kapasitas diperuntukkan untuk siapa dan dibagi dengan siapa ????

Pedagang, yang berinisial ( FM ) menyampaikan ke awak media, bahwa mereka merasa sangat-sangat dirugikan karena kios lapaknya yang dulunya ber ada di sudut sebelum kebakaran berada sebelah barat dan sekarang berubah sudah nama orang lain yang menduduki ini sudah sangat jelas ada permainan perpanjangan tangan

Lanjutnya Dirut PERUMDA Pasar Makassar Karya.Ichsan Abduh Hussein, menurutnya tidak Komitmen dengan pernyataannya, yang disepakati bersama para ketua Asosiasi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *