Bulukumba, Sulsel – Stabilitas ekonomi menjadi kunci utama masuknya investasi dan bertumbuhnya dunia usaha. Tanpa inflasi yang terkendali, nilai rupiah yang stabil, serta sistem keuangan yang kuat, kepercayaan investor akan sulit tumbuh.
Momentum Hari Bank Indonesia 2026 yang diperingati pada Minggu (5/7/2026) dinilai menjadi pengingat penting atas peran strategis Bank Indonesia dalam menjaga fondasi perekonomian nasional.
Hal itu disampaikan. Sekretaris DPK APINDO Bulukumba, Nur Syafar, dalam pernyataan resminya menyambut Hari Bank Indonesia.
Menurutnya, keberhasilan Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai rupiah, mengendalikan inflasi, dan memperkuat sistem pembayaran nasional telah menciptakan iklim usaha yang semakin kondusif serta meningkatkan kepercayaan investor.
“Stabilitas ekonomi adalah modal utama membangun kepercayaan investor. Ketika inflasi terkendali, nilai tukar terjaga, dan sistem keuangan berjalan baik, pelaku usaha memiliki kepastian untuk melakukan ekspansi usaha,” tegas Nur Syafar.
Ia mengatakan, transformasi digital yang terus didorong Bank Indonesia melalui penguatan sistem pembayaran dan peningkatan literasi keuangan juga membawa manfaat nyata bagi pelaku usaha, khususnya UMKM.
Kemudahan transaksi digital dinilai mampu meningkatkan efisiensi usaha, memperluas akses pasar, sekaligus memperkuat daya saing UMKM di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital.
Nur Syafar juga menilai Bulukumba memiliki potensi besar pada sektor perikanan, pertanian, pariwisata, industri kreatif, hingga pembuatan kapal pinisi yang dapat menjadi magnet investasi.
Namun, potensi tersebut hanya akan berkembang optimal apabila didukung stabilitas ekonomi nasional dan sinergi yang kuat antara Bank Indonesia, pemerintah, lembaga keuangan, serta pelaku usaha.
“Kami berharap kolaborasi antara Bank Indonesia, pemerintah, dan pelaku usaha terus diperkuat. Stabilitas ekonomi harus menjadi fondasi dalam menciptakan investasi berkualitas, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
APINDO Bulukumba menilai daerah yang memiliki kekayaan sumber daya alam dan budaya seperti Bulukumba memiliki peluang besar menarik investasi baru. Meski demikian, peluang tersebut sangat bergantung pada terjaganya stabilitas makroekonomi secara berkelanjutan.
Karena itu, Hari Bank Indonesia 2026 diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan. Tetapi menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh, pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas ekonomi. Demi mendorong investasi, pertumbuhan usaha, dan kesejahteraan masyarakat.





