Takalar, Sulawesi Selatan — Panitia perkumpulan penggemar ayam indonesia (PPAI) akan menggelar Lomba Kontes Ayam Jago di Kabupaten Takalar pada bulan Juni ini. Hal itu disampaikan, aswar dg bella selaku ketua panitia. Kamis (12 Juni 2025).
Aswar selaku ketua Panitia mengaku, kontes ayam jago menjadi event yang digemari masyarakat. Selain karena memiliki ikatan emosional dengan budaya, kontes ini juga dinilai sebagai hal positif sebagai wadah penyaluran hobi.
“tentu tidak seperti yang kita lihat kontes ayam pake taji dan mengandung judi,”
Aswar mengaku,masyarakat penghobi ayam jago melihat event ini sebagai even yang tidak bisa dipisahkan dengan budaya dan telah menjadi hobi positif. Dimana dalam pelaksanaannyan tidak ada taruhan uang, namun hanya seni bertarung seperti layaknya di arena tinju memakai wasit.
Maka dari itu, beberapa asosiasi telah dilegalisasi oleh negara untuk menyalurkan hobi bagi para penggemar ayam jago.
“Yang dinilai hanya seni ketangkasan daripada ayam itu sendiri, dimana dalam prosesnya, masing-masing peserta akan merawat ayam jagonya sampai bisa merebut hadiah melalui penilaian wasit,” katanya.
kontes ini digelar untuk menggeliatkan UMKM yang ada di kabupaten takalar, sebab akan melibatkan ratusan peserta dari sulawesi selatan maupun dari luar sulawesi selatan yang resmi dan legal.
“Maka kami mengundang masyarakat yang mempunyai hobi ayam agar hadir ditempat acara di gedung wisata topejawa dengan konsep kontes ayam tangkas,” sebutnya.
Pria yang akrab disapa Daeng Bella, berharap semoga dukungan pemerintah dan masyarakat, khususnya yang berhimpun didalam asosiasi pecinta ayam jago, dan peternak ayam acara tersebut bersifat silaturahmi dan digelar hanya satu hari.
“Sama sekali tidak ada judi, sistem kontesnya dihitung dengan poin, aturannya sudah ditentukan, ada wasit yang menilai dan mngawasi jalannya pertandingan,” ujarnya.






