MAKASSAR, SULSEL — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah 16 titik SPBU yang beroperasi selama 24 jam di Kota Makassar.
Penambahan ini melengkapi SPBU yang sebelumnya. Telah menerapkan layanan 24 jam, untuk memperluas akses masyarakat terhadap BBM.
Langkah tersebut dilakukan di tengah masih munculnya antrean di sejumlah SPBU dalam tiga bulan terakhir.
Bahkan, dalam dua hingga tiga hari terakhir. Kepadatan disebut meningkat pada penyaluran Pertalite.
Sementara itu, kebutuhan Solar JBT meningkat sekitar 10–15. Persen sepanjang Juni hingga Agustus 2026.
Pertamina menyebut peningkatan tersebut dipengaruhi aktivitas logistik, semakin lebarnya disparitas harga, serta indikasi aktivitas pelangsiran yang turut memengaruhi pola konsumsi di lapangan.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan tambahan jam operasional memberikan lebih banyak pilihan waktu bagi masyarakat untuk mengisi BBM.
“Penambahan jam operasional ini kami lakukan agar akses pelayanan semakin luas. Masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu untuk melakukan pengisian BBM. Sehingga kepadatan di jam-jam tertentu dapat ditekan,” ujar Lilik.
Selain memperpanjang jam layanan, Pertamina juga melakukan. Sejumlah langkah untuk menjaga kelancaran distribusi.
Di antaranya, melakukan marshalling di SPBU dengan antrean padat untuk mengarahkan kendaraan ke SPBU lain yang antreannya lebih landai.
Pertamina juga menambah alokasi BBM sekitar 10–15 persen dari rata-rata penyaluran harian pada wilayah atau SPBU yang membutuhkan.
Untuk LPG 3 Kg, penyaluran di Sulawesi Selatan. Diperkuat hingga 130 persen, dari rata-rata penyaluran harian.
Optimalisasi armada mobil tangki dan penyesuaian. Pola distribusi juga dilakukan guna mempercepat, pengiriman BBM ke SPBU.
Di sisi pengawasan, Pertamina menyebut telah memblokir 6.023 nomor polisi yang terindikasi melakukan transaksi BBM bersubsidi tidak sesuai ketentuan.
“Berbagai langkah ini berjalan secara bersamaan. Kami melihat kondisi setiap wilayah dan SPBU berdasarkan kebutuhan, antrean, serta pola konsumsinya,” jelas Lilik.
Pertamina mengimbau masyarakat melakukan pengisian BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying.
“Kami mengajak masyarakat menggunakan energi secara bijak dan tidak melakukan panic buying. Stok dan distribusi terus kami jaga, sementara pelayanan juga kami perluas melalui penambahan. SPBU yang beroperasi 24 jam,” kata Lilik.
Daftar SPBU yang disebut beroperasi 24 jam:
- SPBU 7190277 – Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 16
- SPBU 7390201 – Jl. Perintis Kemerdekaan
- SPBU 7490104 – Jl. Tentara Pelajar No. 79
- SPBU 7490207 – Jl. Perintis Kemerdekaan KM. 19
- SPBU 7490208 – Jl. Perintis Kemerdekaan KM. 19 No. 8
- SPBU 7490222 – Jl. Perintis Kemerdekaan No. 55
- SPBU 7490236 – Jl. Gunung Bawakaraeng
- SPBU 7490238 – Jl. Perintis Kemerdekaan
- SPBU 7490278 – Jl. AP. Pettarani–Jl. Rappocini
- SPBU 7490288 – Jl. Perintis Kemerdekaan KM. 12
- SPBU 7490295 – Jl. Sultan Alauddin No. 258
- SPBU 7390244 – Jl. Perintis Kemerdekaan No. 149, Pacerakkang, Biringkanaya
- SPBU 7490103 – Jl. Cendrawasih No. 38
- SPBU 7490109 – Jl. Andalas
- SPBU 7490110 – Jl. Sultan Hasanuddin
- SPBU 7490112 – Jl. K.S. Tubun
- SPBU 7490115 – Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 122
- SPBU 7490122 – Jl. Sungai Saddang Baru
- SPBU 7490202 – Jl. Hertasning No. 9
- SPBU 7490203 – Jl. Sultan Alauddin
- SPBU 7490204 – Jl. Permandian Alam, Barombong
- SPBU 7490213 – Jl. Gunung Cermai 101, Tanjung Bunga
- SPBU 7490231 – Jl. AP Pettarani No. 7
- SPBU 7490232 – Jl. Urip Sumiharjo–Racing Center
- SPBU 7490234 – Jl. Tamangapa Raya






