Bulukumba SulSel — Penanganan dugaan pemalsuan tanda tangan kepala desa. Benteng malewang yang dikabarkan sedang berproses di. Polres Bulukumba terus menjadi sorotan publik.
Masyarakat meminta aparat penegak hukum mengusut kasus tersebut secara profesional, transparan, dan tuntas demi menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa.
Warga benteng malewang. Heri Syam, menilai dugaan pemalsuan tanda tangan. Kepala desa merupakan persoalan serius, yang tidak boleh dianggap sepele.
“Jika terbukti, ini bukan pelanggaran biasa. Dugaan pemalsuan dokumen menyangkut integritas pemerintahan desa dan kepercayaan masyarakat,” kata Heri Syam, Senin (8/6/2026).
Ia mendesak Polres Bulukumba segera menuntaskan penyelidikan dan menyampaikan perkembangan penanganan perkara secara terbuka kepada masyarakat.
Menurut Heri, publik berhak mengetahui sejauh mana proses hukum berjalan agar tidak menimbulkan spekulasi maupun keresahan di tengah warga.
Selain aparat kepolisian, Heri juga menyoroti peran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bulukumba.
Ia menilai PMD tidak cukup hanya menunggu hasil proses hukum, tetapi harus menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.
“PMD harus lebih aktif, responsif, dan tegas. Jangan sampai persoalan yang menjadi perhatian publik dibiarkan tanpa langkah pengawasan yang jelas,” tegasnya.
Heri menambahkan, lambannya respons terhadap persoalan di tingkat desa berpotensi memicu ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Karena itu, ia meminta PMD melakukan evaluasi, klarifikasi, dan pengawasan sesuai kewenangan yang dimiliki.
“Masyarakat ingin melihat komitmen nyata mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Meski demikian, Heri menegaskan pihaknya tetap menghormati asas praduga tak bersalah dan menyerahkan pembuktian kepada aparat penegak hukum.
“Kami tidak mengintervensi proses hukum. Namun setiap laporan yang sudah masuk harus diproses secara profesional. Dan tidak boleh berlarut-larut tanpa kepastian,” tutupnya.






