MAKASSAR, SULSEL — Brigpol Eldryn meninggalkan tugasnya di Satlantas Polrestabes Makassar.
Bukan untuk pindah tugas biasa. Ia mendapat kepercayaan menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Afrika Tengah.
Eldryn menjadi salah satu dari personel Polri yang tergabung dalam Satgas Formed Police Unit (FPU) 8 MINUSCA.
Satgas tersebut resmi dilepas pada 1 Oktober 2026.
Sebanyak 140 personel Polri diberangkatkan untuk menjalankan misi kemanusiaan dan perdamaian di Bangui, Republik Afrika Tengah.
Mereka akan menjadi bagian dari United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic (MINUSCA).
Kepercayaan tersebut menjadi catatan penting bagi Brigpol Eldryn.
Sebelumnya, ia menjalankan tugas sebagai anggota Satlantas Polrestabes Makassar di bawah jajaran Polda Sulawesi Selatan.
Kini, tugasnya meluas ke panggung internasional.
Eldryn membawa amanah untuk menjalankan tugas bersama pasukan penjaga perdamaian PBB.
Profesionalisme dan disiplin, menjadi tuntutan utama. Selama menjalankan misi.
Nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian juga. Menjadi bagian penting dari tugas yang diemban.
Bagi jajaran kepolisian di Sulawesi Selatan, keberangkatan Eldryn menjadi kebanggaan tersendiri.
Dari pelayanan lalu lintas di Kota Makassar, ia kini dipercaya mengemban tugas internasional.
Nama Polri, dan Indonesia ikut dibawa dalam setiap tugasnya. Selama berada di Republik Afrika Tengah.
Penugasan tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Indonesia melalui Polri dalam mendukung misi perdamaian dunia.
Brigpol Eldryn kini membawa pengalaman dari Makassar ke panggung internasional, mengemban amanah dalam misi perdamaian PBB.





