MAKASSAR, SULSEL — Operator SPBU 74.901.09 Jalan Andalas, Kota Makassar, Gandi, akhirnya buka suara terkait insiden pengisian BBM yang sempat viral di media sosial.
Gandi tidak mengelak. Ia mengakui adanya kekeliruan dalam pelayanan kepada salah satu konsumen pada Minggu malam (13/9/2026).
Dalam klarifikasinya, Senin (14/9/2026), Gandi menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada pimpinan, Kapuskopal. Serta masyarakat Kota Makassar yang saat kejadian sedang mengantre di SPBU tersebut.
Gandi menjelaskan, awalnya ia mengisi BBM ke tangki kendaraan konsumen sebesar Rp.407.000.
Menurut pengakuannya, masih terdapat sisa BBM dari batas nominal Rp420.000. Konsumen kemudian meminta sisa pertalite tersebut diisikan ke tangki. Sepeda motor dengan alasan motornya kehabisan bahan bakar.
“Saya mengisi ke tangki konsumen sebesar Rp407.000. Dengan sisa pertalite tersebut, dia meminta tolong agar diisikan ke tangki motornya. Karena motornya sudah kehabisan bensin. Jadi, saya membantu mengisikannya,” ungkap Gandi.
Gandi juga mengakui adanya tawaran uang sebesar Rp30.000 dalam kejadian tersebut.
Ia tidak membantah bahwa dirinya melakukan kesalahan. Bahkan, Gandi menyebut kondisi fisiknya saat itu sedang lelah dan mengantuk.
Namun, ia menegaskan dirinya tidak sedang menjalani lembur.
Gandi Pilih Terbuka dan Bertanggung Jawab
Alih-alih menghindar dari sorotan, Gandi memilih memberikan penjelasan secara terbuka atas kejadian yang telah menjadi perhatian masyarakat.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang merasa terganggu, khususnya mereka yang sedang mengantre BBM saat insiden tersebut terjadi.
“Saya meminta maaf kepada seluruh warga Makassar, khususnya yang sedang mengantre dan merasa terganggu dengan kejadian tersebut,” ujarnya.
Gandi menyatakan akan menjadikan kejadian itu sebagai pelajaran agar tidak kembali terjadi.
Ia juga berjanji tidak mengulangi tindakan serupa dalam menjalankan tugasnya sebagai operator SPBU.
“Ini pertama dan terakhir kalinya saya melakukan hal seperti ini,” tegas Gandi.
Klarifikasi tersebut menjadi penjelasan langsung dari. Gandi setelah insiden di SPBU Jalan Andalas, ramai diperbincangkan di media sosial.
Dengan mengakui kekeliruan dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, Gandi menegaskan komitmennya untuk memperbaiki diri serta menjaga kepercayaan masyarakat dalam menjalankan tugas pelayanan di SPBU.






