BULUKUMBA, SULSEL – Ketua Partai Perindo Kabupaten Bulukumba, H. Naim Gani, S.Sos., menilai video viral Tuan Mehmed berjudul “Jangan Berlebihan Mencintai Dunia” membawa pesan moral yang kuat dan relevan di tengah kehidupan modern.
Menurut H. Naim Gani, video tersebut mengingatkan bahwa kehidupan dunia hanyalah tempat persinggahan, bukan tujuan akhir. Karena itu, manusia tidak seharusnya terjebak mengejar harta, jabatan, maupun kemewahan hingga melupakan bekal untuk kehidupan akhirat.
“Isi video Tuan Mehmed sangat menohok. Pesannya mengingatkan kita agar tidak terlalu menggenggam dunia hingga melupakan akhirat. Jadikan dunia sebagai ladang menanam amal dan kebaikan,” ujarnya saat ditemui di Bulukumba.
Ia menilai, banyak orang terlena oleh gemerlap dunia sehingga mudah kecewa ketika kenyataan tidak sesuai harapan. Karena itu, sikap qanaah, rasa syukur, dan ridha menjadi fondasi penting untuk meraih ketenangan hidup.
H. Naim Gani juga mengajak seluruh kader dan simpatisan Perindo di Bulukumba menjadikan pesan tersebut sebagai bahan introspeksi. Menurutnya, semangat melayani masyarakat dan berbuat baik harus lebih diutamakan dibanding sekadar mengejar kepentingan materi.
“Kaya yang sesungguhnya adalah hati yang merasa cukup dan selalu bersyukur. Nilai itulah yang harus dimiliki, terutama oleh para pemimpin dan calon pemimpin,” katanya.
Ia turut mengapresiasi gaya penyampaian Tuan Mehmed yang sederhana, namun sarat makna. Menurutnya, pendekatan dakwah seperti itu lebih mudah diterima berbagai kalangan, termasuk generasi muda.
Video “Jangan Berlebihan Mencintai Dunia” belakangan ramai dibagikan di media sosial dan menjadi bahan diskusi di berbagai kalangan, termasuk tokoh politik daerah. H. Naim Gani berharap pesan tersebut menjadi pengingat agar masyarakat tidak terjebak pada kecintaan berlebihan terhadap dunia, melainkan lebih mengutamakan keikhlasan, pengabdian, dan amal kebaikan.






