Proyek Drainase di Kelurahan Pattallassang, Diduga Dikerja Asal-asalan

Takalar SulSel Proyek Pembangunan saluran drainase di lingkungan je’nemattallasa kelurahan pattallassang, Kecamatan pattallassang kabupaten takalar, menuai protes dari sejumlah warga.

Hal itu terjadi, lantaran dalam teknis pelaksanannya, diduga tidak sesuai dengan RAB yang ada, dan terkesan dikerjakan asal – asalan saja.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Proyek yang dibiayai dari anggaran pemerintah daerah tersebut dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan genangan air di lingkungan warga.

Bahkan warga menilai, pembangunan saluran drainase itu adalah perbuatan yang mubajir, hanya untuk menghambur – hamburkan uang negara untuk keuntungan sejumlah pihak yang tidak bertanggungjawab.

Salah satu protes datang dari salah seorang Aktivis yang ada di kabupaten takalar, syahar yang menyebut, bahwa proyek pembuatan drainase di kelurahan pattallassang itu diduga tidak sesuai dengan RAB yang ada, bahkan menurutnya pekerjaan dilakukan asal jadi saja.

“Kami melihat banyak kejanggalan dalam pengerjaan proyek tersebut. Karena itu, kami mendesak agar kejari yang baru di kabupaten takalar dan instansi terkait melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari perencanaan, pengawasan, hingga kualitas pekerjaan. Transparansi nilai proyek, sumber anggaran, serta spesifikasi teknis juga penting agar masyarakat dapat mengetahui sejauh mana proyek tersebut benar-benar berpihak pada kepentingan publik,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, Masyarakat berharap bapak kepala kejaksaan negri takalar yang baru ini dan instansi terkait lebih transparan dalam menjelaskan perencanaan serta tujuan proyek, sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga lingkungan je’nemattallasa..

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *