Nama Media Aktual Dicatut, Undangan Peresmian Kantor Biro Takalar Ternyata Hoaks

Takalar SulSel Sehubungan adanya informasi dan isu sesat, yang sengaja dibuat dan disebarluaskan ke publik, terutama di jagat maya media sosial, bahwa MEDIA AKTUAL (Cetak & Online) bahwa mengadakan acara peresmian Kantor Biro Daerah Kabupaten Takalar, dengan ini Pemimpin Umum (Redaksi dan Perusahaan), dengan tegas menyatakan informasi itu sangat menyesatkan, tidak benar alias HOAKS !!.

isu yang tidak jelas juntrungannya tersebut, sontak memicu reaksi segenap jajaran internal Media Aktual.

Bacaan Lainnya

Salah satunya, Dewan Redaksi (Wanred) Dr.Rustam Suddin, SH, MH, pun angkat bicara.

Ditegaskan, modus oknum penyebar informasi itu merupakan sebuah tindak kan kejahatan bak sudah teroganisir.

‘Ini harus ditelusuri siapa biang keroknya. Tidak bisa ditolerir karena merusak nama baik organisasi ataupun institusi. Apalagi, jika oknumnya meminta sesuatu kepada pihak lain, apakah ke pejabat atau pengusaha dll, untuk dibantu, nah ini yang fatal,” tandasnya.

Adanya isu mencatut Nama Media Lewat WA, nomor WhatsApp 089672706330, pun menuai amarah dan kekesalan Rahman Samad, salah seorang Redaktur, yang berdomisili di wilayah Kabupaten Takalar dan sekitarnya

Rahman menduga, akal bulus oknum penyebar isu itu telah mengelabui Kepala Dinas dengan Modus Kegiatan Fiktif.

Fatalnya lagi, seorang warga mengatas namakan Andi Ronny dengan nomor 08967270 6330.

Selain mencatut nama media, juga berani meminta “uang amplop” kepada salah satu Kepala Dinas melalui pesan WhatsApp.

Modus gelapnya, membuat kegiatan fiktif lalu meminta dukungan dana.

“Kasus ini terkuak, setelah pejabat tersebut setelah mendapat bukti percakapan melalui chat WhatsApp dari teman Rabu,6, Mei 2026,” jelas Daeng Kulle, sapaan akrab Rahman Samad.

Mirisnya, usai memberi pesan WA salah satu ke Kepala Dinas pada Rabu, 6 Mei 2926 mengaku Wartawan Media Aktual, iapun mengundang Kadis hadir di acara peresmian Kantor Biro Media Aktual.

Kini, Tum Redaksi akan berkoordinasi dengan penegak hukum, kalau perlu melakukan pelaporan secara resmi.

Sementara itu, pemilik Nomor WhatsApp 089672706330 yang dikonfirmasi media ini belum merespons hingga berita ini tayang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *