Takalar, SulSel — Lembaga Analisis Anti Korupsi Indonesia (Lakindo) memberikan perhatian khusus oleh Sekertariat Lembaga DPRD Takalar agar tidak mencairkan sejumlah proyek diruang lingkup Sekertariat jika pembangunannya tidak 100 persen.
Hal ini diungkapkan Analisis Lakindo Sainuddin Mahmud beberapa waktu lalu kamis (19/12). Menurut Sainuddin DPRD Takalar dari tahun ke tahun banyak menelan anggaran dan setiap tahunnya dilakukan perbaikan.
Analisis Lakindo ini menekankan perlunya pengawasan dan monitoring ketat terhadap para pelaksana proyek jangan sampai ada pekerjaan yang dibayarkan baru notabenenya pekerjaan tersebut belum selesai, tambahnya.
Sekedar diketahui pembangunan pagar yang menelan anggaran Rp 370 juta lebih yang berasal Dana DAU seharusnya pembangunan pagar tersebut tidak perlu dibuat yang baru sebab pagar sebelumnya masih bagus dan masih kuat.






