Kepala Desa Pattopakan Prioritaskan Transparansi Anggaran Desa

Takalar, SulSel Desa Pattopakan kecamatan laikang kabupaten takalar, kini tengah melakukan terobosan sistem tata kelola pemerintahan desa di bawah kepemimpinan Sapri, S.Sos., menempatkan transparansi anggaran sebagai pilar utama pembangunan. Rabu (31 Desember 2025(.

Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap rupiah dari Dana Desa maupun Alokasi Dana Desa (ADD) dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada seluruh lapisan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Sapri, S.Sos., selaku kepala desa menegaskan, bahwa keterbukaan informasi publik bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk penghormatan terhadap hak warga. Menurutnya, masyarakat memiliki hak penuh untuk mengetahui bagaimana anggaran belanja desa dikelola dan dialokasikan setiap tahunnya. Dengan adanya transparansi, diharapkan muncul kepercayaan yang kuat antara pemerintah desa dan warga guna mendukung kelancaran program pembangunan.

Implementasi transparansi ini diwujudkan melalui berbagai media informasi yang mudah diakses oleh warga, selain melalui musyawarah pembangunan desa (Musrenbangdes), Pemerintah Desa Pattopakan juga memasang baliho rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di titik-titik strategis.

Hal ini dilakukan agar warga dapat memantau langsung proyek fisik maupun program pemberdayaan yang sedang berjalan di lingkungan mereka.

Sapri menjelaskan bahwa pengelolaan anggaran yang akuntabel akan meminimalisir potensi penyalahgunaan wewenang, ia berkomitmen untuk terus menjalankan roda pemerintahan yang bersih dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan. “Kami ingin warga tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi mitra dalam mengawal anggaran demi kemajuan bersama di Desa Pattopakan,” ujar Sapri.

Selain pembangunan infrastruktur, transparansi anggaran di Desa Pattopakan juga diarahkan pada sektor pemberdayaan ekonomi dan layanan sosial.

Fokus utama anggaran tahunan desa diprioritaskan untuk menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat, mulai dari peningkatan sarana pertanian hingga program kesehatan. Semua rincian belanja tersebut dipastikan tepat sasaran sesuai dengan hasil kesepakatan dalam forum warga.

Melalui kepemimpinan yang terbuka ini, Desa Pattopakan diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Takalar dalam hal tata kelola keuangan. Dengan semangat kebersamaan dan kejujuran, Sapri, S.Sos. optimis bahwa kemajuan Desa Pattopakan akan tercapai secara berkelanjutan.

Transparansi kini bukan lagi sekadar slogan, melainkan budaya kerja nyata yang dirasakan manfaatnya, oleh seluruh masyarakat Pattopakan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *