Makassar, SulSel — Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) Sulawesi Selatan menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
Komitmen itu dibuktikan dengan menggelar Pelatihan Tenaga Pendamping Proses Produk Halal (P3H) bertema “Akselerasi UMKM melalui Sertifikasi Halal: Mewujudkan UMKM Tangguh Menuju Indonesia Emas 2045.”
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Syarikat Islam, Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) Syarikat Islam, dan PW SEMMI Sulawesi Selatan sebagai langkah memperluas akses sertifikasi halal bagi pelaku UMKM.
Ketua Umum PW SEMMI Sulawesi Selatan, Andi Muh Idik Indra, menegaskan pelatihan ini bukan sekadar mencetak tenaga pendamping halal.
Menurutnya, program ini juga menjadi wadah melahirkan kader muda yang mampu berkontribusi langsung terhadap penguatan ekonomi nasional.
“Indonesia Emas 2045 tidak hanya diukur dari tingginya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kuatnya ekonomi rakyat. Karena itu, penguatan UMKM harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh peserta merupakan perwakilan cabang SEMMI dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Setelah dinyatakan lulus sebagai Pendamping Proses Produk Halal (P3H), mereka akan kembali ke daerah masing-masing untuk mendampingi pelaku UMKM mengurus sertifikasi halal.
Yang paling ambisius, PW SEMMI Sulawesi Selatan menargetkan 10.000 UMKM mendapat pendampingan sertifikasi halal secara bertahap.
Target tersebut diyakini mampu meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal sehingga lebih dipercaya konsumen dan memiliki peluang menembus pasar yang lebih luas.
“Kami tidak ingin program ini berhenti pada pelatihan semata. Target kami adalah menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pendampingan sertifikasi halal bagi sedikitnya 10.000 UMKM,” kata Idik.
Ia menilai sertifikasi halal kini menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk UMKM, baik di pasar nasional maupun internasional.
Tak hanya itu, program ini juga diharapkan menjadi sekolah lapangan bagi kader SEMMI untuk memahami dunia usaha secara langsung.
Dengan mendampingi para pelaku UMKM, para kader dapat mempelajari strategi membangun usaha, menghadapi tantangan bisnis, hingga terdorong menjadi wirausaha mandiri.
“Harapan kami, kader SEMMI tidak hanya menjadi pendamping, tetapi juga mampu membangun usahanya sendiri. Ketika mereka bisa membuka lapangan pekerjaan, itulah kontribusi nyata organisasi bagi bangsa,” tegasnya.
Pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber dari Syarikat Islam dan LP3H Syarikat Islam, di antaranya Abdul Razak Nurdin selaku Direktur Eksekutif LP3H Syarikat Islam, Yudhi Irsyadi Syafii selaku Wakil Sekretaris Jenderal Syarikat Islam, serta Subhan Wijaya, Direktur Operasional LPH Syarikat Islam, yang menyampaikan materi teknis mengenai proses sertifikasi halal.
Melalui sinergi tersebut, PW SEMMI Sulawesi Selatan berharap lahir ekosistem halal yang semakin kuat, sekaligus mempercepat pertumbuhan UMKM sebagai salah satu pilar utama menuju Indonesia Emas 2045.






