Porang Bulukumba Curi Perhatian di Stand Sulsel

Bulukumba Sulsel Komoditas porang asal Kabupaten Bulukumba sukses mencuri perhatian pengunjung pada pameran di Stand Sulawesi Selatan.

Daya tarik utamanya datang dari kalangan akademisi. Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Gorontalo tampak antusias mengamati langsung umbi porang berukuran jumbo dengan bobot mencapai 5–10 kilogram per buah.

Bacaan Lainnya

Antusiasme tersebut menunjukkan, porang Bulukumba tidak hanya memiliki nilai ekonomi tinggi. Tetapi juga menjadi komoditas yang menarik, untuk dikaji dan dikembangkan.

Tak hanya memamerkan umbi segar, Stand Bulukumba juga menghadirkan bibit porang berbentuk katak. Bibit ini menjadi salah satu metode perbanyakan tanaman, yang kini banyak diburu petani.

Perhatian pengunjung juga tertuju pada produk olahan porang berupa chips kering. Produk ini merupakan bahan baku berbagai industri yang memiliki nilai jual tinggi.

Dari chips tersebut, porang dapat diolah menjadi beragam produk. Mulai dari beras porang, mi porang, hingga bahan baku pembungkus kapsul.

Ragam produk turunan itu membuktikan bahwa porang bukan sekadar komoditas pertanian, tetapi memiliki potensi besar sebagai sumber nilai tambah yang mampu meningkatkan pendapatan petani.

Keikutsertaan Bulukumba dalam pameran ini juga membuka peluang perluasan pasar, investasi, serta kolaborasi dengan kalangan perguruan tinggi dalam pengembangan riset dan teknologi budidaya.

Pemerintah daerah optimistis porang akan menjadi salah satu komoditas unggulan yang mampu mengangkat perekonomian petani sekaligus memperkuat sektor pertanian Bulukumba.

Selama pameran berlangsung di Stand sulawesi selatan, yang menampilkan komoditas unggulan. Bulukumba menjadi salah satu lokasi, yang paling ramai dipadati pengunjung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *