Pembukaan MTQ Ke 33 di kabupaten takalar Provinsi Sulawesi Selatan Diwarnai Insiden Bakar Donat di Tengah Jalan

Transnusi.com Takalar Sejumlah mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa saat pembukaan MTQ ke 33 tingkat Provinsi Sulawesi selatan kabupaten takalar, kamis (2/5/24)

Sejumlah massa mengatasnamakan ALIANS! MAHASISWA TAKALAR (A.M.T), menggelar aksi tepatnya saat pembukaan MTQ ke 33 tingkat provinsi berlangsung,

Bacaan Lainnya

Sementara, pelaksanaan MTQ ke 33 tingkat provinsi, yang menjadikan kabupaten Takalar sebagai tuan rumah, dibuka secara resmi

MTQ ini diikuti oleh 24 kafilah yang berasal dari seluruh kabupaten/kota yang ada di provinsi sulawesi selatan dan akan berlangsung sejak 2 Mei hingga 8 mei dengan mengambil tempat di lapangan H.makkatang daeng sibali

Pembukaan MTQ Ke 33 di kabupaten takalar Provinsi Sulawesi Selatan Diwarnai Insiden Bakar Donat di Tengah JalanDalam beberapa pengkajian yang kami lakukan di ALIANS! MAHASISWA TAKALAR (A.M.T) dan beberapa kali kami menyuarakan tentang bagaimana peningkatan Sumber Daya Manusia melalui pendidikan kabupaten Takalar sangat memprihatikan atau mengalami sebuah degradasi ( Kemunduran ). Mesti nya ini menjadi perhatian khusus yang dilakukan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar. Melaluij Data indeks Pembangunan Manusia pada aspek pendidikan berada pada angka 59,47 %, jika kita urutkan di provinsi Sulawesi selatan itu berada di uratan 22 kabupaten/kota di Sulawesi selatan ( sumber BPS kabupaten Takalar ).

Setelah dalam beberapa tahun terakhir ini, kami juga dari Aliamsi Mahasiswa Takalar sangat intens mengawal proses pendidikan yang ada di takalar dan di Makassar, melaluiproses pengawalan yang dilakukan apalagi mengyangkut Asrama tempat tinggal para mahasiswa yang ada di Makassar yang sampai hari ini belum mendapatkan titik terang, yang seharusnya pemerintah Daerah Takalar sebagai fasilitator kepada masyarakat atau mahasiswa untuk menyelesaikan asrama yang ada di Makassar. Belum lagi banyak kegiatan kegiatan yang di lakukan oleh dinas pendidikan yang kami anggap tidak bersifat krusial atau penting yang dilakukan dan menelan banyak anggaran yang seharusnya dapat meningkatkan indek: pembangunan manusia tetapi dilakukan hal hal yang lain.

Sehingga dalam momentum HARI PENDIDIKAN NASIONAL (HARDIKNAS) kami dar Aliansi Mahasiswa Takalar melaksanakan aksi demonstrasi dam akan tetap mengawal isu is pendidikan yang ada di takalar dengan membawa beberapa tuntutan, Grand su “Demerataan dan Peningkatan Kualitas Pendidikan” dengan isu turunan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *