TAKALAR, SULSEL — Kasus perusakan rumah dan tempat usaha milik Sarifah Nuryanti Dg Soppeng (41), warga Dusun Boddia, Desa Laikang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, kembali menjadi sorotan.
Korban mendesak Polres Takalar segera mengungkap kasus tersebut dan menindak seluruh pihak yang terbukti terlibat.
Sarifah mengaku telah mengenali sejumlah orang yang menurut keterangannya terlibat dalam aksi perusakan yang terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.40 WITA.
Empat inisial yang disebut korban yakni SDM, SMS, ALMS, dan RJ. Sementara identitas pihak lainnya, menurut korban, masih dalam pendalaman.
Aksi tersebut tidak hanya merusak rumah. Tempat usaha dan kendaraan milik korban juga ikut menjadi sasaran.
Akibat kejadian itu, korban mengaku mengalami kerugian yang cukup besar.
“Kami berharap polisi segera menangkap semua pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku. Kami juga berharap kerugian kami dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Sarifah.
Korban Minta Kasus Tak Berlarut
Korban dan keluarganya berharap penyelidikan tidak berjalan berlarut-larut.
Mereka meminta polisi segera menindaklanjuti keterangan. Dan bukti yang telah disampaikan kepada penyidik.
Bagi korban, kepastian hukum menjadi penting agar kasus perusakan tersebut tidak berhenti hanya pada pemeriksaan saksi.
Kapolres: Penyidik Masih Bekerja
Kapolres Takalar AKBP Ginanjar Fitriadi saat dikonfirmasi, Kamis (24/9/2026). Menyatakan penyidik masih melakukan pengumpulan bukti, dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
“Perkembangan lebih lanjut silakan ke Kasat Reskrim,” ujar AKBP Ginanjar Fitriadi.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Takalar Iptu Hariyanto hingga berita ini diturunkan. Belum memberikan tanggapan mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut.
Pesan konfirmasi yang dikirim melalui WhatsApp telah tersampaikan, namun belum mendapat jawaban.
Korban berharap penyidik segera memberikan kejelasan mengenai perkembangan kasus. Termasuk memastikan pihak-pihak yang terbukti terlibat, dapat diproses sesuai ketentuan hukum.
Keterangan mengenai keterlibatan para terduga pelaku dalam berita ini merupakan keterangan dari korban dan masih menjadi bagian dari proses penyelidikan kepolisian.





