ORGANISASI SEMUT INDONESIA DPD JENEPONTO BERSATU LAWAN KEMISKINAN

Transnusi.com Kab. Jeneponto Organisasi Seniman Musik Dangdut (SEMUT INDONESIA) Bersatu padu untuk melawan kemiskinan dengan mendeklarasikan barisan *Seniman Anti Kemiskinan* d Jeneponto.

Mereka menyerukan GERAKAN BERKELOMPOK MAMPU MENARIK SATU ORANG MISKIN, Dalam acara kegiatan sosial yaitu penggalangan dana untuk memberantas kemiskinan,

Bacaan Lainnya

Mereka melakukan Orasi,Sambil Nyanyi nyanyi dan berkeliling diarea pasar yang dekat dengan pemukiman, tanpa melihat perbedaan dan ideologi d antara mereka.

ORGANISASI SEMUT INDONESIA DPD JENEPONTO BERSATU LAWAN KEMISKINANKetua SI DPD Jeneponto (Dg Liwang) dan Humas SI DPD Jeneponto (Bu Inha/Sapaan akrab mereka) Mengajak seluruh lapisan masyarakat yang ada d sekitaran salah satu Pasar yg cukup terkenal dan pasar tersebut berada d wilayah pemukiman padat d kabupaten Jeneponto, Untuk segera peduli dan mengajak untuk membantu kaum dhuafa,dan lain sejenisnya dan mengajak mereka untuk meluangkan waktu membantu dengan menyisihkan sedikit harta mereka.

Bukan itu saja SI DPD Jeneponto juga mengajak seluruh elemen pemuda untuk dapat berpartisipasi agar anti terhadap kemiskinan, Aksi tersebut merupakan wujud kepedulian yg terjadi atas kondisi Negara kita, yang kemiskinan semakin bertambah yang menjadi satu tantangan bagi setiap ormas untuk membantu mengatasinya.
Banyak ormas yg mempunyai cabang hingga ketingkat ranting, namun ternyata kontribusi mereka untuk mengatasi kemiskinan masih minim. Banyak juga ormas yang terjebak dalam kehidupan politik yang ujung ujungnya ke kuasaan, sementara persoalan

Kemiskinan dilupakan, mereka biasanya lebih tertarik terhadap pilkada, Namun bagaimana menggerakkan ekonomi d wilayahnya masih tidak tertarik.

Berbeda dengan organisasi Semut Indonesia DPD Jeneponto,yang mempunyai inisiatif brilian yang sangat peduli dengan kaum orang orang miskin.

Organisasi Semut Indonesia khususnya wilayah kabupaten jeneponto yang sangat peduli dan sudah memikirkan bagaimana menggerakkan perekonomian diwilayah terbawahnya, Seperti dengan melaksanakan kegiatan peduli sosial penggalangan dana untuk kaum yang miskin,

Mereka juga menyerukan agar pemerintah setempat melakukan yudisial review terhadap UU penanaman modal karena UU tersebut telah meninggalkan jauh nilai nilai berbasis kesejahteraan sosial seperti dikukuhkan dalam pasal 33 UUD 1945,
Ormas Semut Indonesia juga menghimbau kepada pemerintah setempat untuk melaksanakan UUD 1945 pasal 34 secara konsisten.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *